Braga

Braga

Kuliner Keluarga
Kontak

-

Waktu Operasional

1:00-23:00

Durasi Terbaik

3 jam

Waktu Terbaik

16:00-19:00

Biaya

Rp 50.000-200.000

Website

-

Media Sosial
  • -
Dilihat Oleh

74 pengguna

Awalnya Jalan Braga adalah sebuah jalan kecil di depan pemukiman yang cukup sunyi sehingga dinamakan Jalan Culik karena cukup rawan, juga dikenal sebagai Jalan Pedati (Pedatiweg) pada tahun 1900-an. Jalan Braga Bandung menjadi ramai karena banyak usahawan-usahawan terutama berkebangsaan Belanda mendirikan toko-toko, bar dan tempat hiburan di kawasan itu seperti toko Onderling Belang.

Kemudian pada dasawarsa 1920-1930-an di sepanjang Jalan Braga Bandung muncul toko-toko dan butik (boutique) pakaian yang mengambil model di kota Paris, Perancis yang saat itu merupakan kiblat model pakaian di dunia. Dibangunnya gedung Societeit Concordia yang digunakan untuk pertemuan para warga Bandung khususnya kalangan tuan-tuan hartawan.

Perkembangan yang sedemikian rupa tempat wisata di Jalan Braga Bandung waktu itu ternyata memunculkan juga ekses negatif. Hal itu dimulai dengan munculnya tempat hiburan malam dan kawasan lampu merah (kawasan remang-remang) di kawasan ini yang membuat Jalan Braga Bandung sangat dikenal turis.

Dari sinilah istilah kota Bandung sebagai "Kota Kembang" mulai dikenal.

-
  • 0

Menggunakan angkutan umum:

  • Angkot Ledeng - Kalapa, turun di jalan Wastukencana yang ada masjidnya, dekat Balaikota. Habis itu jalan kaki mengikuti jalan Wastikencana ke arah selatan
  • Angkot Ledeng - Kalapa, turun di jalan Merdeka dekat BIP, naik angkot lagi Kalapa - Stasiun (St) Hall (angkot ini lewat di depan BIP)
  • 0
-

Obyek Wisata di Sekitar Braga