Pura Lingsar

Pura Lingsar

Keluarga Sejarah Seni & Budaya
Kontak

081805775652-

Waktu Operasional

7:00-17:00

Durasi Terbaik

1 jam

Waktu Terbaik

9:00-10:00

Estimasi Biaya

5.000-25.000

Website

-

Media sosial
  • -
Dilihat Oleh

73 Pengguna

Mengujungi Pura Lingsar akan memberikan pandangan baru untuk kamu, tentang keharmonisan serta kerukunan umat beragama. Bagi masyarakat Pulau Lombok, Pura Lingsar merupakan simbol kerukunan bahkan keharmonisan antar umat beragama, yaitu antara Hindu Bali-Lombok dengan Islam Sasak-Lombok. Pura Lingsar dibangun sekitar tahun 1714 oleh seorang pendatang dari Bali. Keberadaan Pura Lingsar yang sekarang telah mengalami banyak renovasi.

Sebelum kamu memasuki area bagian dalam Pura Lingsar,kamu akan melewati sebuah taman dan kolam kembar yang dipenuhi dengan teratai. Di area dalam, Pura Lingsar terbagi menjadi tiga bangunan utama. Yaitu Gaduh, Kemaliq dan Pesiraman. Gaduh merupakan tempat suci bagi umat Hindu. Di area ini Anda akan menemui empat percabangan yang melambangkan Dewa-dewa yang menghuni dua gunung. Percabangan yang mengarah ke Timur adalah tempat pemujaan untuk dewa yang menghuni Gunung Rinjani. Sedangkan yang mengarah ke Barat adalah tempat pemujaan untuk dewa yang menghuni Gunung Agung. Ditengah percabangan ini ada dua persinggahan yang menyatu (gaduh) dan merupakan gabungan kedua percabangan tersebut.

Jika kamu menuruni anak tangga yang berada di depan Gaduh, kamu akan menemui pintu masuk Kemaliq. Bangunan ini merupakan tempat suci bagi pemeluk Islam Wetu Telu. Namun pemeluk Hindu juga diperbolehkan beribadah di tempat ini.
1. Tiket Masuk
Gratis
  • Toilet
  • Area Parkir
  • Toko Oleh-Oleh
Informasi Rute belum tersedia
1. Umum
Pura Lingsar terletak sekitar 8 Kilometer dari Kota Mataram, dengan lama perjalanan sekitar 20 Menit. Kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi dengan menempuh jalur Mataram-Cakranegara-Selagalas-Lingsar.

Jika kamu ingin mengunjungi Pura Lingsar menggunakan sarana umum, kamu harus berganti jurusan sebanyak tiga kali. Yaitu jurusan Ampena-Sweta, kemudian jurusan Sweta-Narmada, dan jurusan Narmada-Lingsar. Jika kamu merasa kebingungan, kamu bisa menggunakan jasa pemandu yang tersedia di area pura.
  1. Gunakan pakaian yang sopan serta selendang ketika kamu berkunjung ke area pura.
  2. Dilarang memasuki area pura bagi wanita yang sedang datang bulan.
  3. Bawalah telur rebus untuk “memancing” Ikan Tuna.
  4. Bawalah sejumlah koin untuk dimasukkan ke dalam kolam, siapa tahu permohonan kamu terkabul.

Ulasan

Objek Wisata di sekitar Pura Lingsar

Pura Batu Bolong

Pura Batu Bolong

Taman Narmada

Taman Narmada

Gili Nanggu

Gili Nanggu