Museum Asia Afrika

Museum Asia Afrika

Sejarah & kebudayaan
Kontak

(022) 4233564-

Waktu Operasional

8:00-15:00

Durasi Terbaik

1,5 jam

Waktu Terbaik

14:00-15:30

Biaya

Rp 12.000-20.000

Media Sosial
  • -
Dilihat Oleh

90 pengguna

Museum Konferensi Asia Afrika Bandung adalah saksi sejarah bahwa di Bandung tepat pada tanggal 18 – 24 april 1955 pernah diselenggarakan sebuah hajatan akbar bertaraf Internasional yang mempertemukan seluruh pemimpin negara-negara dari kawasan Benua Asia Afrika di Bandung.

Konferensi Asia Afrika di tahun 1955 yang digagas dengan tujuan mempersatukan sikap serta membangun kerjasama diantara bangsa-bangsa Asia Afrika serta membantu terciptanya ketertiban dan perdamaian dunia.Sehingga salah satu hasil sejarah yang tercipta dari konferensi internasional terbesar di Bandung waktu itu adalah dengan lahirnya Dasa Sila Bandung yang sangat terkenal dan Fenomenal,yang mana dengan Dasa Sila Bandung itu menjadi pedoman serta semangat bagi bangsa-bangsa di benua asia dan afrika yang waktu itu masih banyak yang terjajah,untuk berjuang memperoleh hak-hak kemerdekaannya.

Prestasi besar yang dicapai oleh Konferensi Asia Afria di tahun 1955,yang mana telah berhasil menentukan sejarah perjalanan Dunia pada waktu itu dan kemudian setelahnya,maka untuk mengabadikan keberhasilan Konferensi KAA,mulai dari peristiwa dan masalah yang melatarbelakangi diselenggarannya KAA serta pengaruhnya kesuksesannya,maka diabadikanlah dengan membangun sebuah museum di tempat Konferensi itu pernah berlangsung,yaitu di Gedung Merdeka Kota Bandung.

Gratis
  • 0
Rute jalan:
  • Dari Terminal Bus Cicaheum: Naik bus kota jurusan Cicaheum-Leuwi Panjang. Turun di Halte Bus Asia-Afrika. Jalan kaki sejauh kurang lebih 100 meter ke barat menuju Alun-alun Bandung.
  • Dari Terminal Bus Leuwi Panjang: Naik bus kota jurusan Cicaheum-Leuwi Panjang. Turun di Halte Bus Alun-alun Bandung. Jalan kaki sejauh sekitar 100 meter ke timur menuju Jalan Braga.
  • Dari Stasiun Kereta Api Kebon Kawung Bandung: Naik angkutan kota jurusan St. Hall-Gedebage. Turun di perempatan Jalan Braga-Naripan. Jalan kaki ke arah selatan sejauh kurang lebih seratus meter menuju Jalan Braga.
  • 0
  • Tidak berlarian di museum. Bicaralah dengan nada tenang. Gunakan suara rendah di semua area museum agar tidak mengganggu pengunjung lain.
  • Harap tidak makan, minum, mengunyah permen karet, atau menggunakan produk tembakau lainnya di dalam museum kecuali di kafe museum.
  • Pengunjung tidak diperbolehkan membawa senjata atau sejenisnya.
  • Tidak diperkenankan mengenakan sandal jepit atau sejenisnya.
  • Boleh berfoto namun tidak menggunakan kilat dan kaki tiga (tripod).
  • Untuk meningkatkan interaksi, pengunjung disarankan mengurangi penggunaan ponsel kecuali pada keadaan darurat saja.
  • Tidak menyentuh artefak.
  • Tidak masuk ke tempat dimana tur sedang berlangsung, silakan kembali kemudian.
  • Tidak menggunakan perangkat pameran sebagai alas untuk menulis

Obyek Wisata di Sekitar Museum Asia Afrika

Braga

Braga

Taman Musik Centrum

Taman Musik Centrum