Halo, selamat datang di Atourin! Kami bisa menjawab semua pertanyaanmu.
Makam Kuno Penyiar
Seni & Budaya,Religi
Desa Wisata Tumalehu, seram bagian barat
07:00 - 17:00 WIT
Tersedia dalam Bahasa Indonesian
Minimum pemesanan 1 tiket
0 kali dipesan
Big Groups
Small Groups
Friends
Families
Informasi Detail
Deskripsi Aktivitas
Di Desa Tomalehu Barat terdapat makam Penyiar Islam yang dikenal warga dengan nama makam Usali. Data arkeologis berupa kompleks "Tur Makam Batu Berhias di Pulau Manipa" diyakini sebagai kompleks makam tokoh-tokoh Penyiar Islam yang datang dari Tuban. Salah satunya berada di Desa Tomalehu Barat yang dikenal warga dengan Nama makam Usali. Fitur Kompleks Makam Penyiar Islam dari Tuban di Pulau Manipa, diperkirakan dibangun sekitar abad ke-14 (Sumber: Balai Arkeologi Maluku, 2019). Selain itu adanya toponim tentang Penyiar Islam yang masuk ke Maluku di Pulau Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat ini dapat ditemui keberadaan sebuah negeri di Pulau Manipa yaitu Negeri Luhu Tuban yang memberikan indikasi tentang hubungan tersebut. Sebagaimana diketahui Tuban adalah salah satu pelabuhan di Pesisir Utara Pulau Jawa bagian Timur yang mulai muncul sejak masa kejayaan Kerajaan Majapahit pada abad 13.
In West Tomalehu Village there is a grave of an Islamic Broadcaster known to residents as Usali's grave. Archaeological data in the form of the "Decorated Stone Tomb Tour on Manipa Island" complex is believed to be a complex of graves for Islamic broadcasters who came from Tuban. One of them is in West Tomalehu Village, which is known to residents as Usali's grave. Features of the Tomb Complex of Islamic Broadcasters from Tuban on Manipa Island, are estimated to have been built around the 14th century (Source: Maluku Archaeological Center, 2019). Apart from that, there is a toponym for Islamic Broadcasters who entered Maluku on Manipa Island, West Seram Regency. You can find the existence of a country on Manipa Island, namely Negeri Luhu Tuban, which indicates this relationship. As is known, Tuban is one of the ports on the North Coast of the Eastern part of Java Island which began to appear in the heyday of the Majapahit Kingdom in the 13th century.
Apa yang disediakan:
- Edukasi Wisata Ziarah dan Sejarah / Pilgrimage and Historical Tourism Education.
Jangan lupa membawa:
- Bagi yang beragama Muslim, bisa membawa perlengkapan ziarah dan Al-qur'an / For those who are Muslim, you can bring pilgrimage equipment and the Qur'an.
Harap Diperhatikan
Informasi Tambahan
- Wisatawan dapat membawa keperluan pribadi / Tourists can bring their own individual needs.
Tidak Disarankan Bagi
- Anak Bayi
- Ibu Hamil
Kebijakan Pembatalan
Tidak Menerima Pengembalian / Non-Refundable
Belum ada ulasan
Tentang Mitra
Harga mulai dari
Rp 35.000